Rapat Koordinasi Penetapan Tema Strategis Sistem Inovasi Daerah Pemerintah Kota Bengkulu

Bengkulu (selasa, 07/10/2014) – Berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2012 dan Nomor 36 Tahun 2012 tentang Penguatan Sistem Inovasi di Daerah Otonom dan menindaklanjuti Keputusan Walikota Bengkulu Nomor 18 tahun 2014, tanggal 20 Juni 2014 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Kota Bengkulu Periode 2014-2018. peraturan Bersama tersebut mengamanatkan bahwa setiap daerah menetapkan kebijakan Penguatan Sistem Inovasi Daerah di Daerah Otonom.

Rapat tersebut di pimpin oleh Plh, Kepala Bappeda Kota Bengkulu Arminal Nova Putra, S.Sos, M.Si bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kota Bengkulu dan di hadiri oleh Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Bengkulu Dr. Ir. Bandi Hermawan, MSc, PhD, Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kota Bengkulu, Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanaan Penyuluhan, Dinas Kesehatan, Dinas PEkerjaan Umum, Dinas Perindustrian, Kabag Ekonomi Setda Kota dan Bappeda Kota Bengkulu.

Penguatan SIDa merupakan langkah yang dinilai penting agar daerah dapat meningkatkan daya saing dan kohesi sosial secara efektiv, efisien serta terarah dan terencana. efisiensi dari keberhasilan program ini akan sangat terkait dengan komitmen dan kesungguhan Tim Koordinasi dalam memajukan Sistem Inovasi dan Peningkatan daya saing daerah sesuai dengan potensi terbaik Kota Bengkulu.

Adapun langkah-langkah yang harus dilalui dalam proses Penguatan Kebijakan SIDa adalah :

  • Pembentukan Tim koordinasi Penguatan SIDa dan perangkatnya
  • Penentuan Tema Prioritas / Unggulan Daerah
  • Pembuatan Roadmap penguatan SIDa (tertuang dalam RPJMD dan RKPD)
  • Melakukan sinkronisasi, harmonisasi, dan sinergi kebijakan yang terkait Penguatan SIDa

Menurut Dr. Ir. Bandi Hermawan, Msc, PhD ada 2 model SIDa di daerah-daerah di Indonesia, yaitu :

  1. SIDa berbasis komuditas dimana daerah memilih 1 komuditas unggulan dan dikerjakan bersama / Sida berkluster UMKM (hilir – tengah – hulu)
  2. Sida berbasis Wilayah (desa dan kota)

Berdasarkan hal tersebut diatas maka Kota Bengkulu akan mengambil SIDa dengan tema prioritas Jeruk Kalamansi. Diharapkan kedepannya Tim SIDa Kota Bengkulu dapat melakukan perbaikan dan melakukan koordinasi untuk terlaksananya kegiatan SIDa tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *