Sesuai dengan amanat UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Permendagri No.8 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. SIPD merupakan amanat peraturan Perundang-undangan sekaligus kebijakan strategi dalam mendukung pembangunan nasional melalui penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berdasarkan kepada data dan Informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) ini merupakan salah satu program kegiatan yang diberlakukan secara nasional. Kegiatan ini berorientasi upaya penggalian database perencanaan lingkup Provinsi dan Kabupaten/Kota. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi program bersama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Sistem Informasi Pembangunan Daerah ini merupakan sistem informasi berbasis Website yang menyajikan data base pembangunan daerah Kota Bengkulu yang menggambarkan seluruh potensi dan sumberdaya yang dimiliki Kota Bengkulu, data ini bersumber dari SKPD dan Kantor terkait yang ada di Pemerintah Kota Bengkulu. SIPD ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan stakeholder untuk mencari informasi tentang perkembangan dan potensi yang ada di Kota Bengkulu. Selain itu SIPD ini diharapkan bisa menjadi satu-stunya Pintu Gerbang penghimpun, penyedia data yang akurat dan terbaru untuk perencanaan di Kota Bengkulu.

Kegiatan Penyusunan Data Program SIPD ini dilaksanakan dengan maksud agar terkumpulnya data-datanumerik, yang terdiri dari 8 kelompok data : Data Umum; Sosial Budaya; Sumber Daya Alam; Infrastruktur; Industri, Perdagangan, Keuangan, Koperasi Usaha dan Investasi; Ekonomi dan Keuangan; Politik, Hukum, dan Keamanan serta Insidental dari setiap SKPD maupun instansi pemerintah lainnya di wilayah Kota Bengkulu.

Pengelompokan kedalam 8 Jenis kelompok data tersebut merupakan standar yang terdapat dalam SIPD sehingga daerah-daerah lain di Indonesia yang melaksanakan pendataan dalam kemasan SIPD juga melaksanakan pendataan dalam 8 jenis kelompok data dengan harapan bahwa kondisi masing-masing daerah dapat dibandingkan secara nasional.

SIPD pada dasarny­a Memiliki nilai yang  sangat  strategis bagi kepentingan Pusat dan Daerah, apabila  keseluruhan aspek data yang  telah ditetapkan dapat dipenuhi. Karena di dalamnya, SIPD berisi data-data mendasar yang mampu memberikan gambaran  Pembangunan Daerah kondisi suatu daerah. Sehingga berbagai potensi daerah yang ada, dapat dikembangkan lebih lanjut kearah yang lebih tepat dalam rangka mendukung eksistensi daerah yang bersangkutan.

Tujuan dari Kegiatan SIPD adalah :

  1. Menyediakan dukungan data dan informasi bagi pengambilan keputusan dan kebijakan, baik didaerah maupun di pusat.
  2. Meningkatkan komitmen Pemerintah Daerah untuk membangun pola kerja berbasis data dan informasi
  3. Membangun database Pembangunan Daerah  Kota  yang menggambarkan seluruh potensi dan sumberdaya yang dimiliki oleh daerah Kota Bengkulu.

Sasaran Kegiatan SIPD adalah :

  1. Meningkatnya kapasitas daerah dalam penyelenggaraan Pemerintah dan pembangunan di daerah.
  2. Tersedianya data dan informasi secara cepat dan mudah bagi pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan di daerah.
  3. Terbangunya sistem informasi database Pembangunan Daerah daerah
  4. Terlaksananya manajemen pengelolaan database Pembangunan Daerah daerah yang baik dan akurat.

Banyaknya kendala dalam pengisian data SIPD  menyebabkan persentase keterisian masih rendah, adapun kendalanya adalah susahnya pengumpulan data ke SKPD  yang terkait sehingga dalam pengumpulan data tersebut agak sulit ini disebabkan karena belum adanya forum data di tingkat SKPD untuk dikoordinasikan dan disinkronisasikan. Untuk meningkatkan keterisian data SIPD ini diharapkan pemerintah daerah membuat suatu kebijakan tentang SIPD seperti membuat payung hukum teknis dan mekanisme pengelolaan penyediaan dana, melakukan MoU dengan BPS dan instansi lain seperti BIG dan LAPAN, dimana Instansi tersbut sangat erat hubunganya dengan perkembangan yang ada di Kota Bengkulu.